Kamis, 08 Oktober 2015

#SIP Etika Menulis Artikel Online
      Etika adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan upaya menentukan perbuatan-perbuatan yang di lakukan oleh manusia untuk dikatakan baik atau buruk, dengan kata lain aturan ataupun pola-pola dari tingkah laku yang di hasilkan oleh akal manusia. Etika juga diartikan sebagai ilmu yang mempelajari kebaikan & keburukan dalam hidup manusia khususnya perbuatan manusia yang didorong oleh kehendak serta didasari pikiran yang jernih dengan pertimbangan perasaan.
      Selain itu etika adalah sistem dari prinsip-prinsip moral atau aturan-aturan perilaku, etika berkaitan dengan nilai-nilai, tata cara hidup yang baik yang diwariskan dari satu generasi ke generasi yg lain.
      Artikel adalah karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan (melalui koran, majalah, buletin, dsb) dan bertujuan menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur. Artikel disebut juga dengan karya tulis yang berisi pendapat seseorang mengenai suatu permasalahan atau topik yang bersifat aktual, informatif dan terkadang kontroversial. Ada juga yang mengartikan artikel sebagai tulisan atau karangan yang berisi gagasan ulasan atau kritik terhadap sesuatu yang dimuat disurat kabar.
      Jadi etika menulis artikel online adalah menerapkan aturan-aturan atau nilai–nilai yang sudah di terapkan agar tidak terjadinya plagiarisme pada karya tulis seseorang mengenai suatu permasalahan atau topik yang bersifat aktual, informatif dan terkadang kontroversial dimuat disurat kabar atau terhubung dengan internet atau dunia maya, baik itu terhubung dengan akun media sosial kita, email dan berbagai jenis akun lainnya yang kita pakai atau gunakan lewat internet.

Sumber:
DR. A. Sonny Keraf. 1998. Etika Bisnis. Yogyakarta: Kanisius
Robert Priharjo. 1995. Pengantar Etika Keperawatan. Yogyakarta: Kanisius
Ahmad Bahar. 2008. Meraih Passive Income dari Menulis. Cimanggis-Depok: Pena Multi Media


#SIP Pengertian Informasi dan Sistem Informasi
  • Pengertian Informasi
            Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau yang akan datang.
            Data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk berarti bagi pengguna yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendukung sistem informasi
     Jadi kesimpulannya, informasi adalah data yang sudah diolah yang lebih berati dan mempunyai nilai nyata serta bermanfaat dalam pengambilan keputusan.
  • Fungsi Informasi
            Menambah pengetahuan atau mengurangi ketidakpastian pemakai informasi, kerena informasi berguna untuk memberikan gambaran tentang suatu permasalahan sehingga pengambil keputusan dapat menentukan standar, aturan maupun indikator bagi pengambil keputusan.
  • Pengertian Sistem Informasi
            Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
            Sistem informasi yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan dan juga untuk menjalankan operasional perusahaan, dimana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang tergorganisasi
            Jadi kesimpulan dari sistem informasi adalah kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan informasi untuk mengambil keputusan dimana  sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang tergorganisasi
  • Komponen Sistem Informasi
1.         Blok Masukan (Input Block)
Input disini termasuk metode-metode dan media yang digunakan untuk menangkap data yang akan dimasukan berupa dokumen dasar
2.         Blok Model (Model Block)
Terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan metode matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan dibasis data yang menghasilkan keluaran yang sudah dinginkan
3.         Blok Keluaran (Output Block)
Keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan pemakai sistem.
4.         Blok Teknologi (Technologi Block)
Teknologi berguna untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data.
5.         Blok Basis Data (Data Base Block)
Kumpulan dari datayang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasi.
6.         Blok Kendali (Control Block)
Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk menyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah.
  • Fungsi Sistem Informasi
1.         Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
2.         Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3.         Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
4.         Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
5.         Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
6.         Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
7.         Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.
  • Pengertian Psikologi
            Ilmu pengetahuan tentang perilaku manusia sebagai manifestasi dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional.

  • Pengertian Informasi dan Sistem Informasi Psikologi
            kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan informasi untuk mengambil keputusan dimana  sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang tergorganisasiPsikologi sendiri berbicara tentang manusia. jika digabungkan, sistem informasi psikologi mencangkup: Hardware, Software, People, Procedurs, Data dan manusia. Dimana Hardware dan software sebagai mesin. Sedangkan prosedur dan manusia sebagai pelaku, dan data berfungsi sebagai jembatan dari keduanya. Sistem informasi bisa dimanfaatkan oleh pelaku psikologi untuk membantu mereka saat penghitungan skor dalam beberapa tes psikologi.

Sumber:
Dr. A. M. Heru Basuki, Msi. 2008. Psikologi Umum. Jakarta: Universitas   Gunadarma.
Kusrini, M.Kom dan Andri Koniyo. 2007. Tuntutan Praktis Membangun    Sistem Informasi Akuntansi dengan Visula Basic dan Microsoft    SQL Server. Yogyakarta: C.V Andi OFFSET.
Hutahaean, Jeperson. 2014. Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta:             Deepublish.


#SIP Arsitektur Komputer dan Struktur Kognisi Manusia
  • Arsitetektur Komputer
            Sekumpulan prosesor komputer dan alat-alat input dan output. Peranti keras komputer yang dikendalikan oleh sistem operasi dan peranti lunak aplikasi untuk menjalankan tugas-tugas bagi pengguna seperti pengolahan kata, melakukan perhitungan, memanipulasi informasi melalui basis data.
Ilmu dan sekaligus sebagai suatu seni mengenai cara interkoneksi antara berbagai komponen perangkat keras atau hardware untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target biayanya.
Jadi kesimpulan arsitektur komputer adalah sekumpulan prosesor komputer dan alat-alat input dan output untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target biayanya.
·         Komponen Arsitektur Komputer
1.   Input: perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data kedalam komputer.
2.     Pemroses: sebuah komponen komputer yang bekerja untuk mengolah data yang masuk kedalam komputer.
3.    Penyimpanan: sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk menyimpan data baik sementara atau selamanya.
4.    Output: perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data.
  • Struktur Kognisi Manusia
            Istilah “Cognitive” berasal dari kata cognition artinya adalah  pengertian, mengerti. Pengertian yang luasnya cognition (kognisi) adalah perolehan, penataan, dan penggunaan pengetahuan, kemudian istilah kognitif ini menjadi populer sebagai salah satu wilayah psikologi manusia atau satu konsep umum yang mencakup semua bentuk pengenalan yang meliputi setiap perilaku mental yang berhubungan dengan masalah pemahaman, memperhatikan, memberikan, menyangka, pertimbangan, pengolahan informasi, pemecahan masalah, kesengajaan, pertimbangan, membayangkan, memperkirakan, berpikir dan keyakinan.
            Teori Jean Piaget tentang perkembangan kognitif memberikan batasan kembali tentang kecerdasan, pengetahuan dan hubungan anak didik dengan lingkungannya. Kecerdasan merupakan proses yang berkesinambungan yang membentuk struktur yang diperlukan dalam interaksi terus menerus dengan lingkungan. Struktur yang dibentuk oleh kecerdasan, pengetahuan sangat subjektif waktu masih bayi dan masa kanak – kanak awal dan menjadi objektif dalam masa dewasa awal. Struktur kognitif terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuanpun akan terus berkembang. Keadaan struktur kognitif yang berkembang inilah yang mungkin menjadi prasyarat bagi seseorang yang untuk mengasimilasi dan mengakomodasi pengetahuan atau informasi lain dari lingkungan sehingga struktur kognitif ini dapat memiliki kemampuan untuk berkembang.

  • Komponen Struktur Kognisi Manusia
            Komponen molekular dan komponen sistem. Dimana komponen sistem pada revolusi biologi berkaitan dengan penempatan elemen dari fungsi kognitif pada area-area tertentu di otak.

  • Kelebihan Arsitektur Komputer
1.         Mengoptimalkan kerja komputer
2.         Bisa digunakan kapan saja
3.         Kecepatan kerjanya cepat
  • Kekurangan
1.         Membutuhkan biaya mahal
2.         Membutuhkan listrik yang besar
3.         Tidak bisa dibawa kemana-mana
  • Kelebihan Struktur Kognisi Manusia
1.         Mengoptimalkan kerja otak
2.         Bisa digunakan kapan saja
3.         Mempunyai tujuan yang jelas
4.         Tidak membutuhkan biaya saat memprosesnya
5.         Tidak membutuhkan listrik
  • Kekurangan
1.                   Cara memprosesnya cukup lama

  • Hubungan Antara keduanya
            Arsitektur komputer dan struktur kognisi manusia sama-sama tempat untuk memproses informasi, bedanya hanya arsitektur komputer mengoptimalkan kerja komputer namun struktur kognisi manusia mengoptimalkan kerja otak.

Sumber:
Raymond, McLeod, Jr & George, P, Schell. 2008. Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.
Soenjono, Dardwidjojo. 2005. Psikologi Linguistik. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.





Selasa, 27 Januari 2015

PENTINGNYA KOMUNIKASI DALAM MANAJEMEN

      A.  Definisi komunikasi
Istilah komunikasi berasal dari kata Latin Communicare atau Communis yang berarti sama atau menjadikan milik bersama. Kalau kita berkomunikasi dengan orang lain, berarti kita berusaha agar apa yang disampaikan kepada orang lain tersebut menjadi miliknya.
Beberapa definisi komunikasi adalah:
> Komunikasi adalah kegiatan pengoperan lambang yang mengandung arti atau makna yang perlu dipahami bersama oleh pihak yang terlibat dalam kegiatan komunikasi (Astrid).
> Komunikasi adalah kegiatan perilaku atau kegiatan penyampaian pesan atau informasi tentang pikiran atau perasaan (Roben.J.G).
> Komunikasi adalah sebagai pemindahan informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lain (Davis, 1981).
> Komunikasi adalah berusaha untuk mengadakan persamaan dengan orang lain (Schram,W)
> Komunikasi adalah penyampaian dan memahami pesan dari satu orang kepada orang lain, komunikasi merupakan proses sosial (Modul PRT, Lembaga Administrasi).

B.  Proses Komunikasi
Komunikasi merupakan suatu proses yang mempunyai kompenen dasar sebagai berikut:
1.   Pengirim pesan
2.   Penerima pesan
3.   Pesan
Semua manajer melibatkan proses komunikasi. Proses komunikasi dapat dilihat pada skema dibawah ini:
Diagram 1 : Proses Komunikasi
1.   Pengirim pesan (sender) dan isi pesan/materi
Pengirim pesan adalah orang yang mempunyai ide untuk disampaikan kepada seseorang dengan harapan dapat dipahami oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya. Pesan adalah informasi yang akan disampaikan atau diekspresikan oleh pengirim pesan. Pesan dapat verbal atau non verbal dan pesan akan efektif bila diorganisir secara baik dan jelas.
Materi pesan dapat berupa :
a.   Informasi
b.   Ajakan
c.   Rencana kerja
d.   Pertanyaan dan sebagainya
2.   Simbol atau Isyarat
Pada tahap ini pengirim pesan membuat kode atau simbol sehingga pesannya dapat dipahami oleh orang lain. Biasanya seorang manajer menyampaikan pesan dalam bentuk kata-kata, gerakan anggota badan, (tangan, kepala, mata dan bagian muka lainnya). Tujuan penyampaian pesan adalah untuk mengajak, membujuk, mengubah sikap, perilaku atau menunjukkan arah tertentu.
3.   Media atau Penghubung
Adalah alat untuk penyampaian pesan seperti ; TV, radio surat kabar, papan pengumuman, telepon dan lainnya. Pemilihan media ini dapat dipengaruhi oleh isi pesan yang akan disampaikan, jumlah penerima pesan, situasi dan sebagainya.
4.   Mengartikan kode atau Isyarat
Setelah pesan diterima melalui indera (telinga, mata dan seterusnya) maka si penerima pesan harus dapat mengartikan simbul/kode dari pesan tersebut, sehingga dapat dimengerti atau dipahaminya.
5.   Penerima Pesan
Penerima pesan adalah orang yang dapat memahami pesan dari sipengirim meskipun dalam bentuk code/isyarat tanpa mengurangi arti pesan yang dimaksud oleh pengirim.
6.   Balikan (feedback)
Balikan adalah isyarat atau tanggapan yang berisi kesan dari penerima pesan dalam bentuk verbal maupun nonverbal. Tanpa balikan seorang pengirim pesan tidak akan tahu dampak pesannya terhadap sipenerima pesan Hal ini penting bagi manajer atau pengirim pesan untuk mengetahui apakah pesan sudah diterima dengan pemahaman yang benar dan tepat. Balikan dapat disampaikan oleh penerima pesan atau orang lain yang bukan penerima pesan. Balikan yang disampaikan oleh penerima pesan pada umumnya merupakan balikan langsung yang mengandung pemahaman atas pesan tersebut dan sekaligus merupakan apakah pesan itu akan dilaksanakan atau tidak.
Balikan yang diberikan oleh orang lain didapat dari pengamatan pemberi balikan terhadap perilaku maupun ucapan penerima pesan. Pemberi balikan menggambarkan perilaku penerima pesan sebagai reaksi dari pesan yang diterimanya. Balikan bermanfaat untuk memberikan informasi, saran yang dapat menjadi bahan pertimbangan dan membantu untuk menumbuhkan kepercayaan serta keterbukaan diantara komunikan, juga balikan dapat memperjelas persepsi.
7.   Gangguan
Gangguan bukan merupakan bagian dari proses komunikasi akan tetapi mempunyai pengaruh dalam proses komunikasi, karena pada setiap situasi hampir selalu ada hal yang mengganggu kita. Gangguan adalah hal yang merintangi atau menghambat komunikasi sehingga penerima salah menafsirkan pesan yang diterimanya.

C.  Hambatan Komunikasi
1. Hambatan dari Proses Komunikasi
a. Hambatan dari pengirim pesan, misalnya pesan yang akan disampaikan belum jelas bagi dirinya atau pengirim pesan, hal ini dipengaruhi oleh perasaan atau situasi emosional.
b. Hambatan dalam penyandian atau simbol. Hal ini dapat terjadi karena bahasa yang dipergunakan tidak jelas sehingga mempunyai arti lebih dari satu, simbol yang dipergunakan antara si pengirim dan penerima tidak sama atau bahasa yang dipergunakan terlalu sulit.
c. Hambatan media, adalah hambatan yang terjadi dalam penggunaan media komunikasi, misalnya gangguan suara radio dan aliran listrik sehingga tidak dapat mendengarkan pesan.
d. Hambatan dalam bahasa sandi. Hambatan terjadi dalam menafsirkan sandi oleh si penerima
e. Hambatan dari penerima pesan, misalnya kurangnya perhatian pada saat menerima atau mendengarkan pesan, sikap prasangka tanggapan yang keliru dan tidak mencari informasi lebih lanjut.
f. Hambatan dalam memberikan balikan. Balikan yang diberikan tidak menggambarkan apa adanya akan tetapi memberikan interpretatif, tidak tepat waktu atau tidak jelas dan sebagainya.

2. Hambatan Fisik
Hambatan fisik dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan alat komunikasi, dan lain lain, misalnya: gangguan kesehatan, gangguan alat komunikasi dan sebagainya.
3. Hambatan Semantik.
Kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi kadang-kadang mempunyai arti mendua yang berbeda, tidak jelas atau berbelit-belit antara pemberi pesan dan penerima
4. Hambatan Psikologis
Hambatan psikologis dan sosial kadang-kadang mengganggu komunikasi, misalnya; perbedaan nilai-nilai serta harapan yang berbeda antara pengirim dan penerima pesan.

D.  Definisi Komunikasi Interpersonal Efektif
Komunikasi interpersonal dikatakan efektif, apabila memenuhi tiga persyaratan utama, yaitu:
1.   Pengertian yang sama terhadap makna pesan indikator komunikasi dikatakan efektif adalah apabila makna pesan yang dikirim oleh komunikator sama dengan makna pesan yang diterima oleh komunikan.
2.   Melaksanakan pesan suka rela
Indikator komunikasi interpersonal yang efektif adalah bahwa komunikasi menindak lanjut pesan tersebut dengan perbuatan dan dilakukan secara suka rela, tidak karena dipaksa.
3.   Meningkatkan kualitas hubungan antar pribadi efektivitas dalam komunikasi interpersonal akan mendorong terjadinya hubungan yang positif terhadap rekan keluarga dan kerja.

E.   Komunikasi Interpersonal Efektif Dalam Organisasi
Hubungan Interpersonal yang Efektif
Menurut Roger hubungan interpersonal akan terjadi secara efektif apabila kedua pihak memenuhi kondisi berikut :
1. Bertemu satu sama lain.
2. Empati secara tepat terhadap pribadi yang lain dan berkomunikasi yang dapat dipahami satu sama lain secara berarti.
3. Menghargai satu sama lain, bersifat positif dan wajar tanpa menilai atau keberatan.
4. Menghayati pengalaman satu sama lain dengan sungguh-sungguh, bersikap menerima dan empati satu sama lain.
5. Merasa bahwa saling menjaga keterbukaan dan iklim yang mendukung dan mengurangi kecendrungan gangguan arti.
6. Memperlihatkan tingkah laku yang percaya penuh dan memperkuat perasaan aman terhadap orang lain.